Temui Kobe, kota Jepang yang memukau, di mana pemandangan pelabuhan dan udara sejuk perbukitan berpadu dengan harmonis.
Di sini, Anda bisa berdiri di dermaga pada siang hari dan, beberapa jam kemudian, menikmati angin sejuk di atas atap rumah sambil menyaksikan matahari terbenam dari kaki Gunung Rokko. Kota ini menawarkan kombinasi unik antara modernitas, alam, dan budaya yang membuat setiap langkah terasa istimewa.
Lokasi "Kobe "
Kobe membentang dari garis pantai hingga kaki Gunung Rokko, memberikan pengalaman wisata yang beragam. Mulai dari museum-museum yang cerdas, jembatan kaca yang menegangkan, iluminasi musiman yang memukau, taman yang menenangkan, hingga akses transportasi yang mudah untuk merencanakan perjalanan harian.
Cara Menuju Kobe
Dari Osaka (Umeda atau Sannomiya), kereta cepat hanya memakan waktu 25–35 menit dengan tarif sekitar $4–$6. Kobe Airport berada di pulau buatan, dan Port Liner akan membawa Anda ke Sannomiya dalam 18 menit dengan biaya $3–$4. Disarankan menginap di sekitar Sannomiya atau Motomachi agar lebih mudah berjalan kaki menuju pusat perbelanjaan, kafe, dan kawasan pelabuhan. Hotel kelas menengah berkisar antara $70–$140 per malam, sedangkan hotel bisnis menyediakan kamar bersih dan compact mulai $50–$80 per malam.
Museum Alat Pertukangan
Bagi pecinta kerajinan, museum Takenaka Carpentry Tools adalah tempat yang wajib dikunjungi. Museum ini menampilkan sejarah pertukangan Jepang dari zaman batu hingga alat presisi modern. Di sini, pengunjung bisa mencoba langsung cara sambungan kayu yang kuat tanpa paku. Rencanakan 60–90 menit untuk menjelajahi museum ini, dengan tiket masuk sekitar $6–$8. Jangan lewatkan taman kecil di luar museum yang cocok untuk istirahat sejenak.
Ikon Pelabuhan
Di Meriken Park, Anda bisa mengunjungi Kobe Maritime Museum sekaligus Kawasaki Good Times World. Museum ini menampilkan model kapal, sejarah pelabuhan, dan pameran interaktif dari produsen teknologi transportasi terkenal. Tiket gabungan biasanya $7–$10, dengan durasi kunjungan 90–120 menit. Setelah itu, jangan lupa berfoto di depan Kobe Port Tower yang berwarna merah, waktu terbaik untuk mengambil foto adalah sore hari. Tiket observatorium berkisar $8–$10.
Puncak Gunung Rokko
Jika Anda ingin menyegarkan diri, naiklah Rokko Cable Car atau Ropeway menuju puncak gunung. Pemandangan malam dari sini terkenal indah dan sering disebut sebagai salah satu panorama kota terbaik di Jepang. Tiket pulang-pergi sekitar $10–$14. Di puncak, nikmati berjalan santai di Rokko Garden Terrace, menjelajahi toko suvenir desain unik, dan saksikan matahari senja sebelum lampu kota mulai menyala.
Nunobiki Herb Garden
Di dekat Gunung Rokko, Nunobiki Herb Garden menawarkan teras-teras dengan berbagai jenis tanaman dan rumah kaca. Ropeway akan membawa Anda ke stasiun atas, dari sana Anda bisa berjalan menuruni jalur santai sambil menikmati aroma tanaman musiman dan berhenti di kafe rumah kaca untuk es krim herbal. Tiket kombinasi ropeway + taman sekitar $12–$16, dengan durasi kunjungan 1,5–2 jam.
Air Terjun Nunobiki
Hanya beberapa langkah dari Stasiun Shin-Kobe, jalur menuju Air Terjun Nunobiki mudah diikuti. Titik pandang pertama dapat dicapai dalam 10–15 menit berjalan kaki. Beberapa bagian jalur cukup menanjak tapi beraspal, sehingga sebaiknya memakai sepatu yang nyaman terutama setelah hujan. Tempat ini bisa dijadikan tambahan setelah mengunjungi Herb Garden.
Kobe Luminarie
Setiap awal Desember, Kobe Luminarie menghadirkan instalasi cahaya yang memukau di pusat kota. Untuk pengalaman terbaik, datanglah saat awal pembukaan di hari kerja atau di malam hari untuk menghindari keramaian. Jalur masuk diatur dengan rapi, dan Anda bisa menghabiskan 30–60 menit menikmati jalan-jalan yang diterangi cahaya berwarna-warni.
Tetsujin 28
Di Nagata Ward, patung Tetsujin 28 yang tinggi dan berwarna biru menjadi simbol kreativitas dan semangat lokal. Tempat ini cocok untuk berfoto dan bisa dipadukan dengan jajanan sekitar. Stasiun terdekat adalah Shin-Nagata (JR/Metro).
Taman Buah & Bunga
Di utara pusat kota, Fruit & Flower Park menawarkan taman bunga musiman, area bermain keluarga, dan lapangan hijau. Masuk ke area taman gratis, namun beberapa wahana dikenai biaya terpisah. Tulip di musim semi dan mawar di musim panas menjadi daya tarik utama, sedangkan iluminasi saat cuaca dingin bisa sangat memukau. Perkirakan 60–90 menit termasuk waktu perjalanan.
Jalan Santai di Tarumi
Jangan lewatkan jalan santai di pesisir Tarumi. Papan kayu melengkung di bawah jembatan menyediakan tempat duduk menghadap laut. Anda bisa membeli melon-pan dan custard bun di toko roti kecil di sekitar, camilan yang pas dibawa sambil menikmati matahari terbenam yang dramatis.
Kitano, Kota di Bukit
Naik ke Kitano dari Sannomiya, Anda akan menemukan rumah-rumah bergaya Barat awal abad ke-20. Jalanan dengan pagar besi tempa, jendela bay, dan taman mini menjadi daya tarik utama. Singgahlah ke galeri dan toko desain, cicipi cheesecake atau puding, serta abadikan foto façade yang menawan. Durasi kunjungan 45–60 menit, bisa ditempuh dengan jalan kaki menanjak atau bus singkat.
Kuliner Favorit
Kobe punya banyak makanan klasik yang mudah disantap saat perjalanan. Coba sobameshi (nasi goreng dan mie digoreng bersamaan), okonomiyaki dengan kol renyah, nasi kari hangat, sate ayam, atau ramen panas. Untuk pencuci mulut, nikmati parfait puding, sandwich buah, atau jelly kanten. Set menu makan siang biasanya $7–$12, sedangkan kudapan ringan di kafe $3–$6.
Tips Pintar
- Gunakan IC card (ICOCA/Suica) untuk mudah naik kereta, subway, dan Port Liner.
- Banyak tempat wisata buka 10:00–17:00; jangan lewatkan jadwal terakhir masuk.
- Manfaatkan loker koin di stasiun ($3–$6/hari) agar perjalanan lebih nyaman.
- Bawa jaket ringan karena suhu bisa berbeda antara gunung dan pelabuhan.
Kesimpulan
Kobe menawarkan fleksibilitas luar biasa: museum yang memicu rasa ingin tahu, perjalanan kabel menuju udara sejuk, dan jalan-jalan di pelabuhan dengan langit cerah atau lampu yang memukau. Rencanakan dua atau tiga destinasi sekaligus, tetap hidrasi, simpan IC card, dan biarkan kota ini menuntun langkah Anda dari dermaga hingga puncak bukit. Mana yang akan Anda kejar pertama: jalur kaca di atas laut atau langit kota yang bersinar di malam hari?