Tips Membeli Mobil Bekas
Denny Kusuma
| 30-01-2026

· Oto Team
Membeli mobil bekas memang bisa menjadi pilihan yang hemat, namun penting untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut tidak pernah mengalami kecelakaan besar.
Meskipun mobil tampak mulus di luar, bisa jadi ada kerusakan tersembunyi yang dapat mempengaruhi keselamatan, performa, dan nilai kendaraan.
Anda tentu tidak ingin membeli mobil yang ternyata sudah mengalami perbaikan besar atau bahkan perbaikan yang tidak dilakukan dengan baik. Berikut ini adalah cara-cara untuk mengetahui apakah mobil bekas yang Anda pertimbangkan pernah mengalami kecelakaan.
1. Periksa Eksterior Mobil dengan Teliti
Langkah pertama saat memeriksa mobil bekas adalah melihat kondisi eksteriornya. Kerusakan bodi, bahkan yang kecil sekalipun, bisa menjadi tanda bahwa mobil pernah terlibat dalam kecelakaan. Periksa setiap detail dengan seksama.
Yang perlu Anda perhatikan:
- Cat yang tidak rata: Jika ada bagian mobil yang dicat ulang, terutama jika warnanya tidak serasi dengan bodi lainnya, ini bisa menunjukkan bahwa mobil tersebut pernah mengalami perbaikan akibat kecelakaan. Perbedaan warna cat sering kali menunjukkan adanya perbaikan yang tidak sempurna.
- Celah antara panel bodi yang tidak rata: Cek keselarasan pintu, kap mesin, dan bagasi. Jika ada celah yang mencolok atau kesan tidak simetris, ini bisa menunjukkan bahwa mobil tersebut pernah mengalami tabrakan dan perbaikannya tidak dilakukan dengan baik.
- Trim yang aus atau tidak serasi: Trim yang lebih baru atau terlihat lebih usang dibandingkan dengan bagian lain mobil bisa menjadi pertanda bahwa bagian tersebut baru saja diganti akibat kerusakan setelah kecelakaan.
2. Periksa Rangka dan Bagian Bawah Mobil
Rangka dan bagian bawah mobil adalah area di mana kerusakan struktural sering terjadi akibat kecelakaan besar. Kerusakan di sini mungkin tidak mudah terlihat, tetapi sangat penting untuk memeriksanya dengan cermat.
Apa yang perlu diperiksa:
- Tanda las: Periksa adanya tanda las di bawah mobil. Jika Anda menemukan las yang tampak baru, itu bisa menjadi indikasi bahwa mobil tersebut pernah mengalami tabrakan serius.
- Karatan pada rangka: Meskipun karat pada mobil tua adalah hal yang normal, karat yang berlebihan atau tidak merata pada rangka bisa menunjukkan kerusakan akibat kecelakaan yang belum diperbaiki dengan baik.
- Penyimpangan struktural: Jika bagian bawah mobil terlihat tidak rata atau ada bekas penyok yang mencurigakan, itu bisa menunjukkan bahwa mobil tersebut mengalami benturan besar yang tidak sepenuhnya diperbaiki.
3. Cek Laporan Riwayat Kendaraan
Cara paling mudah dan cepat untuk mengetahui apakah mobil bekas pernah kecelakaan adalah dengan memeriksa laporan riwayat kendaraan. Laporan ini dapat memberikan informasi penting mengenai apakah mobil tersebut pernah mengalami kerusakan besar atau tidak.
Apa yang bisa dilihat dalam laporan:
- Riwayat kecelakaan: Laporan ini akan memberi tahu Anda apakah mobil tersebut pernah terlibat dalam kecelakaan, apakah kerusakan tersebut tercatat oleh pihak asuransi atau bengkel.
- Discrepansi odometer: Laporan juga dapat mengungkapkan jika ada ketidaksesuaian pada angka odometer, yang bisa menunjukkan bahwa kendaraan tersebut telah dimanipulasi untuk menutupi kerusakan akibat kecelakaan.
- Status judul mobil: Jika mobil memiliki judul "salvage" atau "rebuilt", artinya mobil tersebut telah mengalami kerusakan berat dan telah diperbaiki. Ini adalah tanda bahaya yang harus Anda perhatikan.
Laporan riwayat kendaraan dapat Anda dapatkan dengan mudah melalui layanan online untuk biaya yang cukup terjangkau.
4. Uji Handling Mobil
Setelah memeriksa eksterior dan laporan riwayat kendaraan, langkah selanjutnya adalah melakukan uji coba. Cara mobil menangani jalan bisa memberikan banyak informasi tentang kondisi internalnya, termasuk apakah ada kerusakan tersembunyi akibat kecelakaan.
Yang perlu diperhatikan:
- Suara aneh: Perhatikan jika ada suara yang tidak biasa seperti bunyi berderit, berisik, atau bergetar. Suara-suara ini bisa menandakan masalah pada suspensi atau rangka yang disebabkan oleh benturan sebelumnya.
- Masalah kemudi: Jika kemudi terasa tidak stabil atau mobil menarik ke satu sisi, ini bisa menjadi tanda adanya masalah alignment yang disebabkan oleh kecelakaan. Mobil yang terawat dengan baik seharusnya bisa melaju lurus tanpa menarik ke kiri atau kanan.
- Getaran: Jika Anda merasakan getaran pada setir atau seluruh badan mobil, ini bisa menjadi indikasi bahwa roda tidak sejajar atau suspensi rusak akibat benturan.
5. Periksa Tanda-tanda Penggunaan Airbag
Airbag yang terdeploi menunjukkan adanya benturan keras. Jika Anda membeli mobil bekas, sangat penting untuk memeriksa tanda-tanda apakah airbag pernah digunakan.
Bagaimana cara memeriksanya:
- Lampu indikator airbag: Periksa lampu indikator airbag di dashboard. Jika lampu tersebut tetap menyala setelah mobil dihidupkan, kemungkinan besar airbag pernah digunakan dan tidak diperbaiki dengan benar.
- Tanda-tanda penggantian airbag: Periksa sekitar setir, dashboard, dan panel samping untuk mencari tanda-tanda penggantian airbag. Jika ada bagian yang baru diganti, ini bisa menandakan bahwa mobil pernah mengalami kecelakaan serius.
6. Minta Pemeriksaan Profesional
Meskipun Anda telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, beberapa kerusakan akibat kecelakaan mungkin tidak terlihat oleh mata biasa. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membawa mobil ke mekanik profesional untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kenapa ini penting:
- Pemeriksaan mendalam: Mekanik dapat memeriksa masalah struktural, kerusakan tersembunyi pada rangka, dan masalah kelistrikan yang mungkin disebabkan oleh kecelakaan.
- Ketenangan pikiran: Jika mekanik memberi rekomendasi bahwa mobil dalam kondisi baik, Anda akan lebih tenang saat melakukan pembelian. Namun, jika ditemukan kerusakan, Anda bisa membatalkan pembelian atau menawar harga lebih rendah.
Jadilah Pembeli yang Cermat dan Terinformasi
Memastikan mobil bekas tidak mengalami kecelakaan sangat penting demi keselamatan, kenyamanan, dan investasi finansial Anda. Dengan memeriksa mobil secara teliti, memeriksa laporan riwayat kendaraan, dan melakukan uji coba, Anda bisa mendeteksi potensi masalah. Jika Anda ragu, selalu lebih baik menginvestasikan sedikit uang untuk pemeriksaan profesional agar Anda terhindar dari kerugian besar di kemudian hari.
Jangan terburu-buru dalam membeli mobil bekas, luangkan waktu Anda untuk memeriksa dan pastikan Anda membeli mobil yang benar-benar layak.