Menilai Kondisi Ban
Denny Kusuma
| 05-02-2026

· Oto Team
Saat Anda melangkah ke dalam mobil, mungkin jarang terpikir tentang ban yang menempel di jalan.
Padahal, ban adalah garis pertahanan pertama Anda saat berkendara. Sekadar selip kecil atau kurangnya traksi bisa mengubah perjalanan biasa menjadi situasi yang menegangkan.
Mengetahui kondisi ban dan kapan saatnya mengganti adalah kunci agar setiap perjalanan tetap nyaman dan aman.
Mengenal Pola Keausan Ban
Ban tidak selalu aus secara merata, dan pola keausan bisa menjadi sinyal awal adanya masalah. Dengan memahami tanda-tanda ini, Anda bisa mencegah kerusakan yang lebih besar dan memperpanjang umur ban.
Periksa kedalaman alur ban
Alat sederhana seperti pengukur alur ban atau bahkan koin bisa membantu. Masukkan koin ke dalam alur ban; jika bagian atas koin terlihat, berarti kedalaman alur sudah terlalu tipis. Misalnya, jika Anda menggunakan koin dan bagian atas terlihat, itu tandanya sudah saatnya merencanakan penggantian ban.
Perhatikan keausan tidak merata
Jika satu sisi ban lebih aus dibanding sisi lainnya, kemungkinan ada masalah pada penyelarasan roda atau tekanan ban yang tidak seimbang. Keausan di tengah biasanya menandakan ban terlalu keras, sementara tepi yang aus bisa menunjukkan tekanan terlalu rendah. Mengidentifikasi masalah ini lebih awal memungkinkan penyesuaian yang dapat memperpanjang umur ban.
Cek adanya kerusakan
Potongan, retak, atau benjolan pada dinding ban bukan sekadar masalah kosmetik, ini bisa menjadi peringatan serius. Retakan kecil bisa berkembang seiring waktu, dan benjolan setelah terkena lubang menunjukkan struktur internal ban mulai melemah. Jangan abaikan tanda-tanda ini.
Memantau Usia Ban
Ban juga mengalami degradasi seiring waktu, meski kedalaman alurnya masih terlihat baik. Karet mengeras dan grip berkurang, yang bisa menambah jarak pengereman.
Periksa tanggal produksi
Cari kode DOT di dinding ban; empat digit terakhir menunjukkan minggu dan tahun produksi. Ban yang lebih dari enam tahun mungkin perlu diganti, meski alurnya masih tebal. Misalnya, ban dengan kode 2318 berarti diproduksi pada minggu ke-23 tahun 2018.
Perhatikan efek cuaca ekstrem
Paparan panas terik atau cuaca dingin yang ekstrem bisa mempercepat penuaan ban. Jika ban sering terkena sinar matahari langsung, bahkan ban berusia empat tahun perlu diperiksa lebih teliti. Periksa retakan, perubahan warna, atau kekakuan karet secara rutin untuk memastikan keselamatan.
Mengenali Tanda Kinerja Ban
Bagaimana ban terasa saat berkendara bisa menjadi petunjuk penting kondisi ban.
Perhatikan pengendalian mobil
Jika mobil sedikit melayang saat setir dilepas di jalan lurus, kemungkinan ada keausan tidak merata atau tekanan ban kurang. Menyesuaikan penyelarasan atau tekanan ban bisa memperbaiki masalah sementara, tapi jika drifting terus terjadi, itu tanda ban perlu diganti.
Dengar suara tidak biasa
Suara ketukan atau getaran saat berkendara bisa menandakan ban aus atau rusak. Misalnya, getaran berirama saat melaju di jalan tol bisa menunjukkan adanya titik datar atau kerusakan internal.
Amati performa pengereman
Jarak pengereman yang lebih panjang, terutama saat jalan basah, bisa menjadi indikator alur ban yang aus atau ban yang sudah menua. Uji pengereman dengan hati-hati di tempat aman bisa membantu menilai apakah ban masih layak pakai.
Merencanakan Penggantian Ban
Tahu kapan harus mengganti ban bisa menghindarkan Anda dari kejutan berbahaya di jalan.
Ganti sepasang atau satu set sekaligus
Untuk kestabilan mobil, ganti baik kedua ban depan atau belakang bersamaan. Idealnya, keempat ban diganti sekaligus. Hal ini mencegah perbedaan traksi yang bisa mengganggu keseimbangan mobil, terutama di jalan licin atau basah.
Sesuaikan spesifikasi ban
Saat membeli pengganti, selalu ikuti ukuran, rating kecepatan, dan kapasitas beban yang direkomendasikan pabrikan. Menggunakan ban dengan spesifikasi berbeda, misalnya rating kecepatan lebih rendah, dapat memengaruhi keselamatan dan performa mobil.
Jadwalkan pemeriksaan rutin
Meski ban terlihat baik, pemeriksaan bulanan untuk kedalaman alur, tekanan, dan kerusakan sangat penting. Misalnya, membuat pengingat setiap awal bulan agar inspeksi ban menjadi kebiasaan.
Ban mungkin terlihat biasa saja, tapi perhatian yang tepat menjadikannya partner andal di setiap perjalanan. Dengan mengenali pola keausan, memantau usia ban, mendengar tanda performa, dan merencanakan penggantian tepat waktu, setiap perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman. Jangan remehkan ban, ini adalah kunci keselamatan Anda di jalan!