Ubur-Ubur Khas Indonesia
Delvin Wijaya
Delvin Wijaya
| 02-02-2026
Animal Team · Animal Team
Ubur-Ubur Khas Indonesia
Hi, Lykkers! Perairan Indonesia dikenal sebagai salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Di balik keindahan terumbu karang dan ikan warna-warni, terdapat makhluk laut unik bernama ubur-ubur.
Hewan bertubuh lunak ini termasuk dalam filum Cnidaria dan telah hidup di lautan selama jutaan tahun.
Keberadaan ubur-ubur berperan penting dalam rantai makanan laut, baik sebagai predator plankton maupun sebagai mangsa bagi beberapa spesies laut lainnya.

Ciri Umum Ubur-Ubur

Ubur-ubur memiliki tubuh transparan berbentuk payung dengan tentakel yang menjuntai. Tentakel tersebut dilengkapi sel penyengat yang disebut nematosista, berfungsi untuk menangkap mangsa dan melindungi diri. Sebagian besar ubur-ubur dapat berenang dengan cara berkontraksi, namun banyak pula yang mengikuti arus laut.
Di perairan Indonesia, ubur-ubur dapat ditemukan mulai dari laut dangkal hingga laut lepas.

Ubur-Ubur Api (Cyanea sp.)

Ubur-ubur api dikenal sebagai salah satu jenis ubur-ubur yang cukup sering dijumpai di perairan Indonesia. Spesies ini memiliki tentakel panjang dengan sengatan yang dapat menimbulkan rasa perih dan panas pada kulit. Warna tubuhnya cenderung kecokelatan hingga kemerahan, membuatnya terlihat mencolok di dalam air.
Meskipun sengatannya menyakitkan, ubur-ubur api tetap menjadi bagian penting dalam keseimbangan ekosistem laut.

Ubur-Ubur Kotak (Chironex sp.)

Ubur-ubur kotak atau box jellyfish memiliki bentuk tubuh menyerupai kubus dan dikenal memiliki racun yang cukup kuat. Jenis ini dapat ditemukan di beberapa wilayah perairan Indonesia, terutama di perairan tropis. Tentakelnya relatif panjang dan transparan, sehingga sering sulit terlihat.
Keberadaan ubur-ubur kotak membuat kewaspadaan menjadi hal penting saat berenang di laut, terutama pada musim tertentu.

Ubur-Ubur Bulan (Aurelia aurita)

Ubur-ubur bulan merupakan jenis ubur-ubur yang paling mudah dikenali. Tubuhnya transparan dengan pola menyerupai bulan di bagian tengah. Sengatan ubur-ubur ini tergolong ringan dan jarang menimbulkan efek serius.
Ubur-ubur bulan sering ditemukan di perairan dangkal dan teluk, serta kerap muncul dalam jumlah besar pada waktu tertentu.

Ubur-Ubur Emas Danau Kakaban

Indonesia memiliki jenis ubur-ubur unik yang hidup di perairan tertutup, yaitu ubur-ubur emas di Danau Kakaban, Kalimantan Timur. Ubur-ubur ini telah berevolusi tanpa sengat berbahaya, sehingga relatif aman. Warna tubuhnya kekuningan hingga oranye dengan gerakan yang lembut.
Keunikan habitat dan sifatnya menjadikan ubur-ubur Kakaban sebagai daya tarik wisata alam yang langka.

Ubur-Ubur Sisir (Ctenophora)

Ubur-ubur sisir memiliki ciri khas berupa barisan silia berkilau yang memantulkan cahaya saat bergerak. Jenis ini tidak memiliki sengat dan lebih mengandalkan permukaan lengket untuk menangkap mangsa. Keindahan visualnya sering terlihat saat malam hari ketika air laut bercahaya.
Ubur-ubur sisir menambah kekayaan biota laut Indonesia dengan keunikan bentuk dan perilakunya.

Peran Ubur-Ubur dalam Kehidupan Laut

Ubur-ubur berperan sebagai pengendali populasi plankton dan organisme kecil lainnya. Selain itu, ubur-ubur juga menjadi sumber makanan bagi penyu laut dan ikan tertentu. Keberadaan ubur-ubur mencerminkan kondisi lingkungan laut, termasuk perubahan suhu dan kualitas air.
Lonjakan populasi ubur-ubur sering dikaitkan dengan perubahan ekosistem laut yang perlu mendapat perhatian.
Ubur-Ubur Khas Indonesia
Jenis ubur-ubur khas Indonesia menunjukkan betapa kayanya kehidupan laut Nusantara. Dari ubur-ubur dengan sengatan kuat hingga jenis yang tidak berbahaya, masing-masing memiliki peran penting dalam ekosistem. Mengenal ubur-ubur tidak hanya menambah wawasan tentang laut, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian perairan Indonesia.