Rahasia Menikmati Pantai
Denny Kusuma
| 12-02-2026

· Lifestyle Team
Suara ombak yang lembut di tepi pantai, hangatnya sinar matahari di bahu, dan pasir yang menenangkan membuat siapa pun ingin berlama-lama di pantai.
Namun, saat Anda berbaring menikmati sinar matahari, tubuh Anda sebenarnya sedang merasakan efek dari radiasi UV pada tingkat seluler.
Tidak perlu khawatir, melindungi kulit dari sengatan matahari dan kerusakan jangka panjang tetap bisa dilakukan tanpa harus melewatkan keseruan berjemur. Dengan strategi yang tepat, Anda dapat menikmati matahari sepuasnya sambil menjaga kulit tetap sehat dan cantik.
Pilih Sunscreen yang Tepat
Sunscreen atau tabir surya adalah pelindung pertama Anda dari bahaya sinar UV. Memilih produk yang tepat dan menggunakannya dengan benar sangat penting.
1. Perlindungan spektrum luas – Pastikan sunscreen yang Anda gunakan melindungi dari UVA dan UVB. UVA dapat mempercepat penuaan kulit, sedangkan UVB yang menyebabkan kulit terbakar.
2. Pilih SPF sesuai kebutuhan – SPF 30 biasanya cukup untuk aktivitas pantai biasa, tetapi SPF 50 bisa memberikan perlindungan ekstra bagi kulit yang lebih sensitif atau jika Anda berencana berjemur lebih lama.
3. Jadwal ulang pemakaian – Sunscreen perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam dan segera setelah berenang atau berkeringat.
- Contoh: Sebelum berjemur, oleskan tabir surya SPF 30 secara merata sekitar 20 menit sebelumnya. Simpan botol kecil di tas pantai untuk digunakan kembali setelah bermain air.
Atur Waktu Paparan Matahari
Waktu Anda berada di bawah sinar matahari memengaruhi intensitas radiasi UV yang diterima kulit. Dengan perencanaan yang tepat, risiko kulit terbakar dapat diminimalkan.
1. Hindari jam puncak – Sinar matahari paling kuat antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Jika memungkinkan, pilih waktu berjemur di pagi atau sore hari.
2. Sesi singkat – Meski di luar jam puncak, bergantian antara sinar matahari dan tempat teduh tetap dianjurkan. Interval 30–40 menit cukup untuk membatasi kerusakan kulit sambil tetap mendapatkan warna kulit sehat.
3. Perhatikan kondisi kulit – Perhatikan tanda kemerahan atau rasa panas. Ini adalah sinyal bahwa kulit Anda perlu istirahat.
- Tip: Gunakan topi dengan tepi lebar atau payung untuk menciptakan teduh sendiri saat matahari sedang terik, sehingga Anda tetap bisa menikmati pantai dengan aman.
Gunakan Pakaian dan Aksesori Pelindung
Pakaian dapat menjadi penghalang fisik dari sinar UV, melengkapi perlindungan dari sunscreen.
1. Kain ringan – Kemeja lengan panjang longgar dan celana berbahan tipis menawarkan perlindungan tanpa membuat Anda kepanasan. Pilih bahan seperti katun atau linen.
2. Topi dan kacamata – Topi bertepi lebar melindungi wajah, leher, dan bahu. Kacamata dengan perlindungan UV mencegah kerusakan mata dan mengurangi silau.
3. Pakaian renang ber-UV – Rash guard atau swimsuit dengan rating UPF memberikan perlindungan tambahan, terutama untuk kulit sensitif atau anak-anak.
- Contoh: Kenakan cover-up ringan dari linen di atas swimsuit dan topi saat membaca di bawah matahari. Kombinasi sederhana ini mengurangi paparan UV sekaligus membuat Anda tetap nyaman.
Tetap Terhidrasi dan Rawat Kulit
Paparan matahari bisa membuat tubuh dan kulit cepat kehilangan cairan. Tetap terhidrasi membantu kesehatan kulit dan daya tahan tubuh.
1. Minum air secara rutin – Bawa botol minum dan teguk air secara berkala, meski tidak merasa haus.
2. Gunakan pelembap setelah berjemur – Oleskan lotion lembut tanpa pewangi atau gel berbahan aloe setelah berenang atau menjelang malam. Ini membantu memperbaiki kulit dan mencegah kekeringan.
3. Perawatan pendingin – Bilas kulit dengan air dingin atau gunakan handuk basah untuk menenangkan kulit yang panas atau terasa kencang.
- Tip: Tambahkan irisan jeruk atau mentimun ke air minum untuk sensasi segar saat berjemur.
Tips Tambahan untuk Berjemur Aman
Sedikit perencanaan membuat perlindungan dari sinar matahari lebih mudah diterapkan.
1. Cari teduh dengan strategi – Pilih tempat dekat pepohonan atau gunakan payung untuk bergantian antara sinar matahari dan teduh.
2. Waspada terhadap permukaan reflektif – Pasir dan air memantulkan sinar UV, jadi sunscreen dan pakaian pelindung tetap penting meski berada di tempat teduh.
3. Catat durasi berjemur – Gunakan jam atau timer untuk mengingatkan kapan harus mengoles ulang sunscreen atau pindah ke tempat teduh.
- Contoh: Atur timer setiap 45 menit. Saat berbunyi, periksa kulit, oleskan sunscreen lagi, dan pindah ke tempat teduh. Kebiasaan sederhana ini mencegah paparan berlebih tanpa disadari.
Berjemur di pantai memang menyenangkan, tetapi tetap ada tanggung jawab. Dengan memilih sunscreen yang tepat, merencanakan waktu paparan matahari, menggunakan pakaian pelindung, dan menjaga hidrasi, Anda bisa menikmati kehangatan matahari dengan aman. Kebiasaan ini tidak hanya mencegah kulit terbakar, tetapi juga mengurangi kerusakan jangka panjang, menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya. Ingat, kebiasaan berjemur yang cerdas membuat setiap hari di pantai lebih menyenangkan, santai, dan bebas khawatir.